Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
LampungPemerintah

GELAP GULITA SEPERTI KUBURAN! Gedung DPRD Lamsel Saat Pembahasan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS) 2026 

84
×

GELAP GULITA SEPERTI KUBURAN! Gedung DPRD Lamsel Saat Pembahasan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS) 2026 

Sebarkan artikel ini
Banner Pita Mozaik 330x60

LAMPUNG SELATAN, (kibaunews) — Suasana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di ruang rapat Komisi, menyisakan pertanyaan besar sekaligus kesan mengerikan bagi awak media yang hadir meliput. Di tengah keramaian jurnalis yang hadir, suasana gedung justru gelap gulita, sepi, dan suram bagaikan kuburan, padahal lokasinya berada tepat di jantung Kota Kalianda, Rabu malam (12/8/2026).

FOTO BUKTI: GEDUNG DEWAN TAK BERPESONA, MALAH GELAP DAN SURAM

⚖️ BANTUAN HUKUM

LBH GEMA BERSATU

JL.Wr.Supratman Ketapang,Kalbar

  • ✔ Konsultasi Hukum
  • ✔ Pendampingan Perkara
  • ✔ Bantuan Hukum

Berdasarkan foto yang diterima redaksi dan pantauan langsung awak media di lokasi, suasana gedung DPRD Lamsel saat rapat berlangsung terlihat sangat kontras dengan fungsinya sebagai pusat demokrasi daerah. Sebagian ruangan tampak diterangi lampu, namun kawasan luar dan koridor gedung dan tempat parkir justru gelap gulita, minim penerangan, dan terlihat sepi senyap. Siluet orang-orang yang hadir terlihat samar-samar dalam kegelapan, seolah-olah bukan gedung pemerintahan yang aktif beraktivitas, melainkan bangunan yang sudah lama ditinggalkan.

“Kami datang untuk meliput rapat penting di Komisi III, tapi begitu sampai di lokasi rasanya seperti masuk ke tempat yang sepi. Gelap gulita, lampu penerangan di sekitar gedung banyak yang mati. Padahal ini gedung DPRD, di tengah Kota Kalianda! Bagaimana rakyat bisa percaya kalau rumah rakyat saja tidak terawat dan tidak terang?” — ungkap salah satu awak media yang hadir.

KERITIKAN MENGGEMA: PUSAT DEMOKRASI HARUSNYA TERANG, BUKAN GELAP!

Kondisi tersebut langsung memicu beragam tanggapan tajam dari awak media maupun warga yang mengetahui situasi tersebut:

“Gedung ini adalah wajah demokrasi di Lampung Selatan. Di dalam sedang berlangsung rapat penting membahas anggaran miliaran rupiah, tapi di luar gedung gelap gulita seperti kuburan. Ini ironi yang nyata! Bagaimana kita bicara kemajuan daerah kalau gedung dewan saja tidak bisa menyala terang?” — tegas salah satu pengamat sosial.

“Bukan soal listrik saja, tapi soal keseriusan. Kalau di gedung dewan saja gelap dan tidak terawat, bagaimana dengan fasilitas umum di desa-desa? Ini bukan sekadar masalah lampu, tapi soal citra dan pelayanan publik. Harusnya pusat pemerintahan itu paling terang, bukan paling gelap di tengah kota!” — tambah warga yang melintas.

KETERANGAN AWAK MEDIA

Rapat yang berlangsung di ruang Komisi tersebut dihadiri oleh banyak Dewan dan awak media dari berbagai media massa, namun suasana di luar ruangan justru berkebalikan — sepi, gelap, dan suram. Padahal di dalam sedang dibahas anggaran miliaran rupiah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Pimpinan DPRD Lamsel segera menindaklanjuti hal ini. Perbaiki fasilitas gedung, nyalakan lampu penerangan, karena ini bukan milik pejabat, ini milik seluruh masyarakat Lampung Selatan. Jangan biarkan gedung rakyat terlihat seperti gedung terbengkalai,” harap awak media.

TINDAK LANJUT

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Sekretariat DPRD maupun Pimpinan ketua DPRD Lampung Selatan terkait kondisi penerangan dan pemeliharaan gedung tersebut. Masyarakat berharap hal ini bukan pertanda buruk bagi keterbukaan dan transparansi lembaga perwakilan rakyat di Kabupaten Lampung Selatan.

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita