Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
DaerahKetapang

Mengacu Surat Edaran Bupati Ketapang,Festival Silat Kutemare Antar Kampong Ketapang Ditunda

×

Mengacu Surat Edaran Bupati Ketapang,Festival Silat Kutemare Antar Kampong Ketapang Ditunda

Sebarkan artikel ini
Banner Pita Mozaik 330x60

Ketapang, Kalbar(kibaunews) — Pelaksanaan Festival Silat Kutemare Antar Kampong 2026 di Kabupaten Ketapang yang semula dijadwalkan berlangsung pada 26–27 September 2026 resmi ditunda.

Keputusan tersebut diambil panitia menyusul kondisi kualitas udara di Ketapang yang masih terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta terbitnya Surat Edaran Bupati Ketapang Nomor 59 Tahun 2026 tentang Gerakan Antisipasi Dampak Kesehatan Akibat Pencemaran Udara berupa kabut asap karhutla.

AJMI

Melalui surat edaran tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan perlindungan kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk. Pemerintah daerah juga meminta penggunaan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Panitia Festival Silat Kutemare Antar Kampong 2026 kemudian menyampaikan penundaan kegiatan tersebut kepada masyarakat dan peserta melalui pamflet yang disebarluaskan di media sosial.

Penundaan ini dilakukan sampai kondisi udara dan situasi memungkinkan untuk kembali menggelar kegiatan yang melibatkan banyak peserta serta masyarakat.

Panitia bersama event festival silat Kutemare antar Kampong 2026 /dok :istimewa
Panitia bersama event festival silat Kutemare antar Kampong Ketapang 2026 /dok :istimewa

Festival Silat Kutemare sendiri merupakan salah satu agenda yang membawa semangat pelestarian tradisi silat lokal. Kutemare juga masih ditampilkan dalam sejumlah kegiatan adat dan budaya serta formal masyarakat di Ketapang.

Panitia berharap penundaan tidak mengurangi semangat para peserta maupun masyarakat yang telah menantikan kegiatan tersebut. Sebaliknya, keputusan ini diambil sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan peserta, panitia dan masyarakat yang terlibat.

“Jaga kesehatan adalah prioritas. Tetap semangat menjaga tradisi,” demikian pesan yang disampaikan panitia melalui materi sosialisasi penundaan kegiatan.

Untuk jadwal pelaksanaan berikutnya, panitia akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah kondisi memungkinkan dan keputusan mengenai waktu pelaksanaan telah ditetapkan.

Dengan demikian, semangat melestarikan Budaya tetap berjalan. Hanya waktunya yang harus menyesuaikan dengan kondisi Ketapang saat ini.(yh)

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK) Anggotab Aliansi Jurnalis Militer (AJMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita