Ketapang, Kalbar (kibaunews) – Kejuaraan IPSI CUP II Kabupaten Ketapang resmi dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Pelti Ketapang, Jumat (24/7) malam. Kejuaraan yang berlangsung hingga 26 Juli 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dalam membina atlet usia dini sekaligus menyiapkan generasi pesilat berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Sebelum seremoni pembukaan, pertandingan telah lebih dahulu digelar sejak pagi hari. Sejumlah kategori dipertandingkan, mulai dari Usia Dini II nomor ekshibisi hingga Usia Dini I yang memperlombakan enam partai. Ratusan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Ketapang tampil penuh semangat, menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena pertandingan.

(24/7) di Gedung Pelti Ketapang
Pembukaan kejuaraan dihadiri Bupati Ketapang yang juga Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Kalimantan Barat, Pendekar Wira Utama Alexander Wilyo, Ketua IPSI Kabupaten Ketapang Luhur Faraytodi, Kapolres Ketapang, Danlanal Ketapang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), KONI Kabupaten Ketapang, KORMI, serta perwakilan perguruan pencak silat dan organisasi budaya.
Ketua Panitia Pelaksana, Kangmas H. Ahmad Fadli, mengatakan IPSI CUP II tidak semata-mata menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Kejuaraan ini bukan sekadar mencari juara. Yang lebih penting adalah membangun karakter, menanamkan nilai sportivitas, serta mempererat persaudaraan antarpesilat sebagai bekal menghadapi kejuaraan-kejuaraan yang lebih tinggi,” ujarnya.
See Also
Edi Rasidi Soroti Panic Buying BBM di Ketapang, Desak Pemda Hadirkan Kebijakan Distribusi yang Nyata
Sementara itu, dalam sambutannya Alexander Wilyo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan prestasi pencak silat di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang. Menurutnya, penyelenggaraan IPSI CUP II merupakan salah satu langkah strategis untuk menjaring sekaligus mengasah kemampuan atlet-atlet muda yang kelak menjadi tulang punggung daerah.
Alexander juga menyampaikan target yang lebih tinggi menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat mendatang, di mana Kabupaten Ketapang akan bertindak sebagai tuan rumah. Ia berharap capaian sembilan medali emas yang diraih IPSI Ketapang pada Porprov sebelumnya dapat dilampaui.
“Kalau sebelumnya kita mampu meraih sembilan medali emas, maka pada Porprov berikutnya kita harus mampu melampauinya. Target kita minimal meraih 10 medali emas,” tegas Alexander, yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan tamu undangan.

Pada seremoni pembukaan, panitia juga memberikan apresiasi kepada Meidi Rizki Aditya, peraih Juara I Solo Kreatif pada Porprov KORMI II Singkawang 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas prestasi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi.
Melalui penyelenggaraan IPSI CUP II, diharapkan semakin banyak bibit-bibit pesilat berbakat yang lahir dari Kabupaten Ketapang. Selain menjadi wadah pembinaan prestasi, kejuaraan ini juga diharapkan semakin memperkuat eksistensi pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus warisan budaya bangsa yang terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.(yh)


















