Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
Hukum & KriminalKetapang

Gadis Muda Asal Manis Mata Ditemukan Meninggal di Dalam Karung, Keluarga Desak Pengusutan Tuntas

44
×

Gadis Muda Asal Manis Mata Ditemukan Meninggal di Dalam Karung, Keluarga Desak Pengusutan Tuntas

Sebarkan artikel ini
Banner Pita Mozaik 330x60

Ketapang, Kalbar (kibaunews) – Seorang perempuan muda bernama Tri Dianti, warga Dusun Batu Leman, Desa Batu Sedau, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, ditemukan meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan di dalam sebuah karung dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Peristiwa tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Samsudin, paman korban yang juga Ketua Adat Dayak Batu Leman, menuturkan bahwa peristiwa itu bermula ketika rekan kerja korban menghubungi ayah Tri Dianti pada Kamis (23/7/2026). Rekan kerja tersebut menanyakan keberadaan korban karena tidak melakukan absensi atau finger print saat jam pulang kerja.

⚖️ BANTUAN HUKUM

LBH GEMA BERSATU

JL.Wr.Supratman Ketapang,Kalbar

  • ✔ Konsultasi Hukum
  • ✔ Pendampingan Perkara
  • ✔ Bantuan Hukum

“Rekan kerja korban bertanya apakah Tri Dianti sudah pulang ke rumah. Namun ayah korban menyampaikan bahwa anaknya belum kembali,” ujar Samsudin saat ditemui di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.

Mendapat informasi tersebut, keluarga bersama sejumlah warga kemudian melakukan pencarian. Menurut Samsudin, seorang pria berinisial Y yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban turut membantu proses pencarian.

Dalam proses penelusuran, keluarga memperoleh informasi dari warga yang mengaku sempat melihat korban bersama pria tersebut pada pagi hari sebelum korban dinyatakan hilang. Informasi itu kemudian menjadi salah satu petunjuk dalam pencarian.

Kuasa hukum keluarga korban, Nafis Akmal, S.H., bersama keluarga korban
Kuasa hukum keluarga korban, Nafis Akmal, S.H., bersama keluarga korban

Samsudin mengatakan bahwa pria tersebut selanjutnya diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, yang bersangkutan kemudian memberikan keterangan kepada penyidik terkait peristiwa tersebut. Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penyidikan untuk mengungkap kronologi maupun motif dugaan tindak pidana tersebut.

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa sebelum kejadian, hubungan korban dengan pria tersebut tampak berjalan sebagaimana biasa dan tidak menunjukkan adanya persoalan yang diketahui keluarga.

Sementara itu, Samsudin mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari hasil pemeriksaan medis awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Namun, penyebab pasti kematian maupun dugaan adanya tindak kekerasan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

“Anak kami ditemukan dalam posisi tangan dan kaki terikat di dalam karung. Kami berharap aparat penegak hukum dapat mengusut perkara ini secara tuntas dan memberikan keadilan bagi keluarga,” kata Samsudin.

Kuasa hukum keluarga korban, Nafis Akmal, S.H., menegaskan pihaknya akan mengawal seluruh proses hukum hingga tuntas.

“Kami berkomitmen mengawal setiap tahapan proses hukum agar penyidikan berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti. Harapan kami, keluarga korban memperoleh keadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap, identitas tersangka, motif, maupun hasil penyidikan. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari kepolisian untuk melengkapi informasi dalam pemberitaan ini sesuai prinsip keberimbangan.(tim)

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita