Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
DaerahKayong Utara

Harga Kelapa Rakyat Anjlok, Dispangan Kayong Utara Akan Evaluasi Bersama Bagian Perdagangan

153
×

Harga Kelapa Rakyat Anjlok, Dispangan Kayong Utara Akan Evaluasi Bersama Bagian Perdagangan

Sebarkan artikel ini
Tumpukan buah kelapa yang telah dikupas dan pohon kelapa yang lebat berbuah/dok :kibaunews.id. Insert :Kadispangan Kayong Utara Maluru Nursalam /dok : pontianakpost
Banner Pita Mozaik 330x60

Kayong Utara,Kalbar (kibaunews) – Penurunan tajam harga kelapa rakyat di Desa Mas Bangun, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, mulai mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. Setelah sempat berada di kisaran Rp4.000 per butir, harga kelapa kini dilaporkan turun hingga sekitar Rp1.300 per butir, kondisi yang dikeluhkan petani karena berdampak langsung terhadap pendapatan mereka.

Kepala Desa Mas Bangun, Tatang Sudarma, mengatakan mayoritas masyarakat di desanya masih menggantungkan penghidupan dari perkebunan kelapa. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga serta memberikan kepastian bagi petani.

⚖️ BANTUAN HUKUM

LBH GEMA BERSATU

JL.Wr.Supratman Ketapang,Kalbar

  • ✔ Konsultasi Hukum
  • ✔ Pendampingan Perkara
  • ✔ Bantuan Hukum
Pohon Kelapa yang sedang berbuah di sungai serdai desa Mas Bangun
Pohon Kelapa yang sedang berbuah di kebun masyarakat sungai serdai Desa Mas Bangun

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap komoditas kelapa rakyat. Diperlukan mekanisme yang dapat memberikan kepastian harga sehingga petani tidak terus berada dalam ketidakpastian ketika harga jatuh,” ujarnya.

 

See Also

 

 

Merespons kondisi tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara, Maluru Nursalam, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat sebagai bahan evaluasi lintas sektor.

“Terima kasih atas informasinya. Sebagai bahan evaluasi, kami akan membahasnya bersama bagian perdagangan,” kata Maluru saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (14/7/2026).

Kepala Dispangan Kayong Utara Marulu Nursalam /Dok : Pontianak Post
Kepala Dispangan Kayong Utara Maluru Nursalam /Dok : Pontianak Post

Pernyataan tersebut menjadi sinyal awal bahwa pemerintah daerah akan mencermati persoalan anjloknya harga kelapa rakyat, yang tidak hanya berkaitan dengan sektor produksi, tetapi juga tata niaga dan pemasaran hasil perkebunan.

Masyarakat Desa Mas Bangun berharap evaluasi tersebut dapat berlanjut pada langkah-langkah konkret sebagai upaya menjaga stabilitas harga agar komoditas yang selama ini menjadi penopang ekonomi desa tetap memiliki nilai yang layak.(yh)

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita