Ketapang,Kalbar(kibaunews)-Warga Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, dibuat terkejut oleh terungkapnya kasus narkotika yang diduga menyeret tiga oknum anggota kepolisian setempat. Perkara ini mencuat setelah aparat menemukan sabu hampir 3 ons saat melakukan pengembangan kasus pencurian hasil panen jagung milik desa.
Beredar kabar tiga anggota Polsek Manis Mata yang kini menjalani pemeriksaan intensif itu adalah masing-masing berinisial Brigadir DS, Bripka S, dan Bripka B. Dugaan keterlibatan mereka muncul setelah aparat mengungkap barang bukti narkotika di sebuah rumah kontrakan di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata.
Peristiwa ini bermula pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Saat itu, aparat menerima laporan terkait dugaan pengrusakan dan pencurian hasil panen jagung program ketahanan pangan milik Pemerintah Desa Ratu Elok.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan seorang pria berinisial A (30), warga Kecamatan Manis Mata. Namun ketika dilakukan penggeledahan, petugas justru menemukan dua klip plastik kecil berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat sekitar 1,9 gram.
Dari temuan dan penggeledahan, penyelidikan berkembang lebih jauh.
Petugas kemudian mengamankan seorang perempuan berinisial M (27) dan seorang pria berinisial AT (20) di sebuah rumah kontrakan di Desa Ratu Elok. Di lokasi tersebut, polisi menemukan tiga bungkus besar diduga sabu dengan berat total sekitar 299 gram atau hampir 3 ons, beserta sejumlah alat hisap.
Rumah kontrakan itu disebut milik seseorang berinisial D yang hingga kini masih dalam pencarian aparat.
See Also
https://kibaunews.id/idul-adha-di-portal-aksi-mambuk-warga-menanti-sikap-bupati/
Kasat Resnarkoba Polres Ketapang AKP I Dewa Made Surita membenarkan bahwa saat ini pihaknya bersama Sipropam Polres Ketapang tengah memeriksa tiga anggota polisi yang diduga terkait dalam kasus tersebut.
“Tim gabungan Satresnarkoba dan Sipropam masih bekerja melakukan pemeriksaan terhadap tiga oknum anggota terkait dugaan keterlibatan mereka dalam kasus ini. Kami juga mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas,” ujar AKP I Dewa Made Surita dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, nama ketiga oknum polisi itu muncul setelah pemeriksaan terhadap dua terduga pelaku yang diamankan di rumah kontrakan tersebut.
Kasus ini cepat menyita perhatian masyarakat karena melibatkan aparat penegak hukum yang selama ini dipercaya menjaga keamanan dan memberantas narkotika. Tidak sedikit warga yang berharap penanganan perkara dilakukan secara terbuka dan tanpa pandang bulu.
Sementara itu, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi juga masih memburu sosok berinisial D yang diduga memiliki keterkaitan dengan peredaran narkotika di wilayah Manis Mata.(yh)


















