Ketapang, Kalbar (kibaunews) — Sebanyak 115 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Ketapang.
Mereka terdiri dari 59 pejabat administrator dan 56 pejabat pengawas. Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus penyegaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Dalam arahannya, Bupati Ketapang mengingatkan para pejabat yang baru menerima amanah agar tidak memandang jabatan sebatas posisi dalam struktur pemerintahan.
Menurutnya, setiap jabatan melekat dengan tanggung jawab dan kepercayaan yang harus dibuktikan melalui pekerjaan.
“Jabatan adalah amanah, bukan hak,” tegas Bupati.
Ia menjelaskan, proses pengisian dan perubahan jabatan di lingkungan pemerintah daerah dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan. Tahapannya antara lain melalui pembahasan Baperjakat hingga pertimbangan teknis atau persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Setelah proses tersebut selesai dan keputusan ditetapkan, Bupati meminta para pejabat segera fokus pada tugas masing-masing.
Ia juga mengingatkan agar persoalan maupun berbagai pandangan yang muncul di tengah masyarakat tidak selalu dibalas dengan pernyataan.
“Kalau ada berbagai pandangan atau opini yang berkembang, tidak perlu semuanya dijawab dengan kata-kata. Jawab dengan kerja,” ujarnya.

Diminta Peka terhadap Persoalan Masyarakat
Bupati Ketapang juga meminta para pejabat memiliki kepekaan terhadap kondisi di wilayah kerjanya. Persoalan yang muncul di lapangan, kata dia, harus segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih besar.
Pejabat diminta turun melihat kondisi ketika terdapat persoalan, mendengarkan keluhan masyarakat dan melakukan koordinasi apabila dibutuhkan penyelesaian lintas perangkat daerah.
Menurut Bupati, kinerja pejabat tidak cukup hanya diukur dari tertibnya administrasi pemerintahan. Kehadiran pemerintah juga harus terlihat dari pelayanan yang diterima masyarakat dan penyelesaian terhadap persoalan yang mereka hadapi.
Karena itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang diminta membangun pola kerja yang cepat merespons, profesional dan bertanggung jawab.
Pelantikan tersebut diharapkan memperkuat kinerja aparatur sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Ketapang.
Bupati kemudian mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja bersama untuk mewujudkan visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri.”
Visi tersebut, menurutnya, bukan hanya slogan, tetapi harus diterjemahkan melalui pekerjaan dan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.(yh)



















