Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
Nasional

PWK Apresiasi Keberanian Josepha Alexandra Suarakan Keberatan di Final LCC 4 Pilar

37
×

PWK Apresiasi Keberanian Josepha Alexandra Suarakan Keberatan di Final LCC 4 Pilar

Sebarkan artikel ini
Banner Pita Mozaik 330x60

Pontianak(kibaunews) – Nama Josepha Alexandra menjadi sorotan publik usai polemik penilaian pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 ramai diperbincangkan di media sosial. Siswi SMAN 1 Pontianak itu mendapat banyak dukungan setelah dinilai berani menyampaikan keberatan terhadap keputusan dewan juri dalam babak final perlombaan.

Sikap Josepha dianggap mencerminkan karakter pelajar yang kritis, berani menyampaikan pendapat, namun tetap menjaga etika di tengah suasana kompetisi yang berlangsung tegang.

⚖️ BANTUAN HUKUM

LBH GEMA BERSATU

JL.Wr.Supratman Ketapang,Kalbar

  • ✔ Konsultasi Hukum
  • ✔ Pendampingan Perkara
  • ✔ Bantuan Hukum

Ketua Persatuan Wartawan Kalbar (PWK), Verry Liem, turut memberikan apresiasi atas keberanian Josepha dalam menyampaikan pandangannya secara terbuka.

“Keberanian seperti ini penting dimiliki generasi muda. Josepha mampu menyampaikan keberatan dengan cara yang santun dan tetap menghormati jalannya perlombaan,” ujar Verry Liem, Selasa (12/05/2026) malam.

Polemik tersebut mencuat setelah video final LCC 4 Pilar MPR RI 2026 beredar luas di media sosial. Dalam video itu, terjadi perdebatan terkait jawaban peserta yang memicu perbedaan penilaian dari dewan juri dan peserta lomba.

Verry Liem, Ketua Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)
Verry Liem, Ketua DPP Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Situasi tersebut kemudian memancing berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian warganet menilai Josepha menunjukkan keberanian dan keteguhan sikap saat menyampaikan protes di hadapan forum perlombaan.

Menurut Verry Liem, dunia pendidikan dan kompetisi akademik seharusnya menjadi ruang yang menjunjung nilai sportivitas, objektivitas, serta memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.

“Pelajar yang berani berpikir kritis harus diberikan apresiasi. Keberanian menyampaikan pendapat secara baik adalah bagian dari proses pembelajaran,” katanya.

Hingga kini, dukungan terhadap Josepha masih terus bermunculan di berbagai platform media sosial. Banyak masyarakat menilai sikapnya telah menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk tetap percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan memperjuangkan apa yang diyakini benar.(pwk)

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita