Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
DaerahKetapang

Nyaris Ricuh, Isu Pembongkaran Portal Warga Mambuk Picu Ketegangan,ini Klarifikasi Pj Kades Segar Wangi

59
×

Nyaris Ricuh, Isu Pembongkaran Portal Warga Mambuk Picu Ketegangan,ini Klarifikasi Pj Kades Segar Wangi

Sebarkan artikel ini
Banner Pita Mozaik 330x60

Ketapang, Kalbar (Kibaunews) – Pantauan langsung di lokasi aksi masyarakat Dusun Mambuk, Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Jumat (22/5/2026), situasi di areal Divisi 1 sekitar Jembatan Sungai Landau sempat memanas dan nyaris ricuh.

Ketegangan terjadi setelah beredar isu adanya rencana pembongkaran paksa portal yang dipasang masyarakat di lokasi aksi. Informasi tersebut dengan cepat menyebar di tengah warga yang sejak pagi masih bertahan menjaga area portal dan titik adat.

⚖️ BANTUAN HUKUM

LBH GEMA BERSATU

JL.Wr.Supratman Ketapang,Kalbar

  • ✔ Konsultasi Hukum
  • ✔ Pendampingan Perkara
  • ✔ Bantuan Hukum

Dari pantauan di lapangan, sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar portal sambil berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat. Beberapa warga terlihat berjaga di akses masuk menuju areal Divisi 1 guna mengantisipasi adanya tindakan sepihak yang dikhawatirkan dapat memicu gesekan.

Suasana sempat meninggi ketika kabar mengenai kemungkinan pembukaan portal oleh pihak perusahaan mulai terdengar di tengah massa aksi. Meski demikian, tokoh masyarakat dan tokoh adat terlihat berupaya menenangkan warga agar tetap menjaga aksi berlangsung damai.

See Also

Salah seorang warga yang ditemui di lokasi menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak upaya mediasi yang difasilitasi pemerintah daerah. Namun, warga meminta agar portal dan keputusan adat yang telah berjalan tidak dibongkar maupun diganggu sebelum adanya keputusan resmi bersama.

“Ada isu pihak berupaya ingin membuka portal dan adat, namun pihak masyarakat dan adat tidak mengizinkan sebelum ada keputusan. Silakan mediasi di kabupaten, tetapi portal dan adat jangan diganggu gugat dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Segar Wangi, Suryadi Oland, menjelaskan bahwa isu pembongkaran portal tersebut memang sempat berkembang di tengah masyarakat, namun situasi segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih jauh.

Menurutnya, pihak humas perusahaan yang datang ke lokasi bukan untuk melakukan pembongkaran portal, melainkan menyampaikan tawaran solusi berupa mediasi lanjutan di Kabupaten Ketapang guna mencari jalan penyelesaian bersama.

Suryadi Oland Penjabat Kades Segar Wangi/dok : Istimewa
Suryadi Oland Penjabat Kades Segar Wangi/dok : Istimewa

“Memang sempat berkembang isu pembongkaran portal, tetapi itu sudah diklarifikasi. Kedatangan pihak humas perusahaan lebih kepada menawarkan solusi lain, yakni mediasi di Ketapang,” jelas Suryadi Oland.

Ia juga berharap seluruh pihak tetap menahan diri dan mengedepankan dialog agar situasi tetap kondusif di tengah berlangsungnya aksi masyarakat.

Menurut warga, keberadaan portal tersebut merupakan bagian dari simbol perjuangan masyarakat yang saat ini masih menuntut penyelesaian persoalan melalui jalur adat dan dialog terbuka. Warga khawatir apabila dilakukan pembongkaran sepihak, kondisi di lapangan dapat memicu konflik yang lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih bertahan di lokasi aksi di sekitar Jembatan Sungai Landau. Situasi secara umum terpantau kondusif meski ketegangan masih terasa di tengah warga yang berjaga.(js)

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita