Kayong Utara, Kalbar(kibaunews)– Puluhan pelajar tingkat SLTA di Kabupaten Kayong Utara mengikuti pelatihan jurnalistik dalam rangka Festival Literasi Budaya di Biva Cafe, Sukadana, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Kalimantan Barat (PWK), Verry Liem, sebagai pemateri.
Pelatihan bertujuan meningkatkan budaya literasi sekaligus membekali pelajar dengan pengetahuan dasar jurnalistik, mulai dari teknik mencari fakta, melakukan wawancara, hingga menyusun berita yang akurat, berimbang, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam materinya, Verry Liem menegaskan bahwa profesi jurnalis mengemban tanggung jawab besar untuk menyampaikan informasi yang benar kepada publik. Karena itu, setiap wartawan wajib menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, menjaga independensi, serta mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sebelum berita dipublikasikan.
Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran kode etik dapat merusak kredibilitas wartawan dan media. Bahkan, jika pemberitaan mengandung unsur pelanggaran hukum, seperti fitnah atau penyebaran berita bohong, dapat diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain menyampaikan materi jurnalistik, Verry memotivasi peserta agar gemar membaca, menulis, berpikir kritis, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi. Menurutnya, kemampuan literasi menjadi bekal penting bagi generasi muda menghadapi derasnya arus informasi di era digital.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias menggali pengetahuan seputar dunia jurnalistik, tantangan profesi wartawan, hingga teknik menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Verry mengapresiasi semangat dan keberanian para pelajar dalam berdiskusi. Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, cakap bermedia, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.(tim)


















