Gulir untuk baca berita
Bupati dan Wakil bupati Ketapang /kibaunews.id
Example floating
Example floating
Banner bawah menu kibaunews.id
KetapangPemerintahTNI/POLRI

Pemkab Ketapang dan Kodim 1203 Kerahkan Mobil RO, 133 KK Terima Air Bersih 

×

Pemkab Ketapang dan Kodim 1203 Kerahkan Mobil RO, 133 KK Terima Air Bersih 

Sebarkan artikel ini
Banner Pita Mozaik 330x60

Ketapang,Kalbar(kibaunews) — Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Kodim 1203/Ketapang menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang. Sebanyak 133 kepala keluarga (KK) di Dusun Nipah Malang, Desa Sungai Awan Kanan, menjadi penerima manfaat distribusi air hasil pengolahan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO).

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan di tengah kondisi kemarau yang tidak hanya menyebabkan sejumlah sumber air masyarakat mengalami keterbatasan, tetapi juga meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang.

⚖️ BANTUAN HUKUM

LBH GEMA BERSATU

JL.Wr.Supratman Ketapang,Kalbar

  • ✔ Konsultasi Hukum
  • ✔ Pendampingan Perkara
  • ✔ Bantuan Hukum

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf Zulkarnaen Galib turut meninjau langsung pengoperasian mobil pengolah air bersih yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Mobil pengolah air tersebut merupakan bantuan dari jajaran TNI dan memiliki kemampuan mengolah air baku, termasuk air dengan kadar garam atau air payau, menjadi air yang dapat dimanfaatkan sebagai air layak minum melalui proses pengolahan.

Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf Zulkarnaen Galib mengatakan, perangkat pengolahan air yang digunakan memiliki kapasitas produksi hingga 1.500 liter air.

“Alat ini bisa menghasilkan 1.500 liter air. Alat ini juga bisa menetralkan air asin maupun air payau menjadi air layak minum,” kata Zulkarnaen.

Menurut dia, mobil pengolah air tersebut merupakan satu unit bantuan yang diterima dari  Kodam untuk mendukung penanganan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Kami mendapatkan satu unit bantuan dari Kodam,” ujarnya.

Kehadiran teknologi tersebut dinilai menjadi solusi cepat untuk membantu masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air bersih, terutama ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang.

133 Kepala Keluarga Terima Air Bersih

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 133 kepala keluarga di Dusun Nipah Malang, Desa Sungai Awan Kanan, menerima manfaat dari distribusi air hasil pengolahan.

Penyaluran dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Air yang tersedia kemudian diproses menggunakan teknologi RO sebelum disalurkan kepada warga.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Dandim 1203/Ketapang juga turut mencoba langsung air hasil pengolahan yang keluar dari keran mobil RO tersebut.

Alexander mengatakan, pemanfaatan teknologi pengolahan air seperti ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam menghadapi persoalan ketersediaan air bersih di Ketapang, terutama karena sejumlah wilayah memiliki kerawanan terhadap intrusi air laut.

Pemkab Ketapang Dorong Investasi Teknologi Pengolahan Air

Bupati Alexander Wilyo mengatakan, pengalaman penggunaan teknologi RO tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mencari solusi yang lebih berkelanjutan.

Ia menyebut, ke depan Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap dapat mengarahkan investasi di sektor pelayanan air bersih, khususnya melalui Perumdam Tirta Pawan Ketapang, dengan memanfaatkan teknologi pengolahan air yang mampu menghadapi kondisi air baku yang terdampak intrusi air laut.

“Semula saya berharap sebenarnya kepada PDAM Ketapang. Ke depan Pemkab Ketapang akan melakukan langkah untuk mengarahkan investasi kepada PDAM dengan teknologi seperti ini, agar Ketapang yang rawan intrusi air laut dapat teratasi,” ujar Alexander.

Menurutnya, teknologi pengolahan air menjadi penting bagi Ketapang karena persoalan kualitas dan ketersediaan air baku dapat muncul ketika musim kemarau, termasuk akibat masuknya air laut ke wilayah perairan sungai.

Dengan demikian, teknologi seperti RO dinilai tidak hanya relevan untuk penanganan kondisi darurat, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat.

Penanganan Kekeringan Beriringan dengan Karhutla

Penyaluran air bersih ini berlangsung bersamaan dengan upaya penanganan karhutla yang dilakukan pemerintah daerah bersama TNI, petugas gabungan dan masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Ketapang bersama Dandim 1203/Ketapang dan jajaran petugas turun langsung melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang berada di sekitar kawasan SMA Negeri 1 Kecamatan Matan Hilir Utara.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengancam fasilitas pendidikan maupun kawasan permukiman.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak kemarau di Ketapang tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan air bersih, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya karhutla.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, petugas lapangan dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi kondisi tersebut, baik untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi maupun untuk menekan risiko karhutla.

Example 120x600
Persatuan Wartawan Kalbar (PWK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Berita

You cannot copy content of this page